Tim PKRS RSST – COVID-19 masih menjadi trending topic. Pasien yang dinyatakan positif Corona di Indonesia pun juga semakin bertambah. Tetapi seluruh warga tetap dihimbau untuk TIDAK PANIK, akan tetapi TETAP WASPADA.

Untuk pasien yang sudah dinyatakan positif COVID-19 atau diduga terinfeksi virus yang menyebabkan COVID-19 pun diharuskan melakukan tindakan atau langkah-langkah untuk mencegah penularan penyakit COVID-19 tersebut di rumah maupun di komunitasnya, antara lain seperti :

  1. Tetap di rumah kecuali bila membutuhkan perawatan medis.

Batasi aktivitas di luar rumah, kecuali bila membutuhkan perawatan medis. Jangan pergi ke tempat kerja, sekolah atau tempat-tempat umum. Hindari menggunakan transportasi umum dan taksi.

  1. Batasi diri dari manusia maupun binatang di rumah.

Manusia : gunakan ruangan khusus yang terpisah dari penghuni lain, dan bila memungkinkan untuk menggunakan kamar mandi yang terpisah.

Binatang : jangan menyentuh atau mendekati binatang apabila sedang sakit.

  1. Berikan informasi sebelum mengunjungi dokter.

Apabila memiliki perjanjian dengan tenaga medis, hubungi penyedia layanan dan sampaikan bahwa menderita atau mungkin menderita COVID-19. Hal ini akan membantu penyedia layanan kesehatan untuk melakukan langkah-langkah pencegahan penularan terhadap orang lain.

  1. Gunakan masker

Masker harus digunakan apabila sedang berada di suatu tempat bersama orang lain, binatang peliharaan, ataupun sedang di fasilitas layanan kesehatan. Apabila terdapat kesulitan menggunakan masker, maka orang lain tidak diperbolehkan berada bersama dalam suatu ruangan atau harus menggunakan masker bila memasuki ruangan tersebut.

  1. Tutupi hidung dan mulut saat batuk dan bersin.

Tutupi hidung dan mulut dengan menggunakan tisu saat batuk dan bersin. Buang tisu yang sudah digunakan di tempat sampah tertutup, cuci tangan segera dengan air dan sabun setidaknya selama 20 detik atau bersihkan tangan dengan hand sanitizer yang mengandung setidaknya 60% alkohol digosokkan merata di tangan hingga kering. Air dan sabun diutamakan untuk digunakan apabila tangan terlihat kotor.

  1. Hindari pemakaian barang pribadi bersama-sama, seperti : alat makan, alat mandi, linen dan lainnya.

Hindari pengunaan piring, gelas, cangkir, peralatan masak, handuk, maupun tempat tidur bersama orang lain serta binatang peliharaan di rumah. Peralatan tersebut harus segera dicuci dengan air dan sabun selesai digunakan.

  1. Bersihkan tangan lebih sering.

Cucilah tangan lebih sering dengan air dan sabun setidaknya selama 20 detik. Apabila tidak tersedia air dan sabun, bersihkan tangan dengan hand sanitizer yang mengandung alkohol setidaknya 60%, diratakan ke seluruh permukaan tangan dan digosok hingga terasa kering. Penggunaan air dan sabun lebih dianjurkan bila tangan kotor. Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut dengan tangan yang belum bersih.

  1. Bersihkan setiap hari permukaan yang sering disentuh.

Permukaan yang sering disentuh dengan tangan di antaranya adalah permukaan meja, gagang pintu, perlengkapan kamar mandi, toilet, telepon, keyboard, maupun tablet. Bersihkan semua permukaan yang mungkin terkena darah, kotoran maupun cairan tubuh. Gunakan cairan pembersih peralatan rumah tangga sesuai petunjuk pada label. Terdapat instruksi pada label untuk keamanan dan efektifitas penggunaan cairan pembersih termasuk peringatan yang harus diperhatikan saat penggunaan. Gunakan sarung tangan saat membersihkan dan pastikan terdapat sirkulasi udara yang baik bila menggunakan produk cairan pembersih.

  1. Awasi gejala yang muncul.

Segera cari pertolongan medis apabila gejala penyakit memberat (contoh : sesak napas). Sebelum mencari pertolongan medis, hubungi penyedia layanan kesehatan dan informasikan bahwa sedang menderita atau dalam evaluasi penyakit COVID-19. Gunakan masker sebelum memasuki fasilitas kesehatan. Langkah-langkah ini akan membantu penyedia layanan kesehatan mencegah penularan di ruangan.

Tanyakan penyedia layanan kesehatan untuk menghubungi dinas kesehatan setempat. Orang yang sedang dalam pengawasan atau pemantauan mandiri harus mengikuti instruksi yang diberikan oleh dinas kesehatan setempat ataupun tenaga profesional terkait.

Bila terdapat kegawatdaruratan hubungi nomor 119, dan berikan informasi mengenai penderita yang akan dikirim atau sedang dalam evaluasi terhadap COVID-19. Bila memungkinkan, pakaikan masker kepada penderita sebelum petugas kesehatan tiba.

  1. Penghentian isolasi di rumah.

Pasien yang terkonfirmasi COVID-19 harus tetap berada di rumah sampai risiko terhadap penularan sekunder menurun. Keputusan untuk menghentikan isolasi harus dilakukan berdasarkan kasus demi kasus serta berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan dan dinas kesehatan setempat. (Hn)

 

 

 

Referensi :

  1. cdc.gov/COVID19
  2. Advice on the use of masks in the community, during home care and in health care settings in the context of the novel coronavirus (2019-nCoV) outbreak.
  3. WHO. Home care for patients with suspected novel coronavirus (nCoV) infection presenting with mild symptoms and management of contacts.