Tim Promkes RSST – Luka bernanah umumnya terjadi pada luka yang mengalami peradangan akibat infeksi bakteri Staphylococcus aureus atau Streptococcus pyogenes. Luka bernanah ditandai keluarnya cairan berwarna kuning, putih kekuningan ataupun kuning kecokelatan.

Bernanah tapi di gigi apakah bisa? Nah ada istilah abses gigi, yaitu terbentuknya kantung atau benjolan berisi nanah yang disebabkan oleh infeksi bakteri dan muncul di sekitar akar gigi maupun di gusi.

Infeksi bakteri penyebab abses gigi umumnya terjadi pada orang dengan kebersihan dan kesehatan gigi yang buruk. Nanah yang berkumpul pada benjolan, lambat laun akan menekan saraf dan membuat bertambah nyeri.

Abses gigi dapat dicegah dengan cara menyikat gigi secara rutin atau membersihkan gigi menggunakan benang gigi. Untuk menghindari kerusakan dan abses gigi, dianjurkan juga untuk rutin memeriksakan gigi ke dokter gigi.

Gejala yang pada umumnya dirasakan :

Gejala utama dari abses gigi adalah munculnya rasa sakit yang bisa datang tiba-tiba dan bisa semakin buruk di gigi atau gusi. Beberapa gejala lain yang bisa dirasakan oleh penderita abses gigi adalah :

  • Demam
  • Gusi bengkak
  • Rasa sakit saat mengunyah dan mengigit
  • Sakit gigi yang menyebar ke telinga, rahang, dan leher
  • Gigi berubah warna
  • Sensitif pada makanan panas atau dingin
  • Bau mulut
  • Kemerahan dan pembengkakan pada wajah
  • Pembengkakan kelenjar getah bening di leher atau bawah rahang
  • Sesak napas

Kapan harus ke dokter gigi?

Pemeriksaan sebaiknya segera dilakukan saat gejala muncul untuk mencegah abses gigi bertambah parah. Abses gigi dapat menimbulkan komplikasi yang berbahaya untuk penderitannya, yaitu infeksi yang menyebar lebih dalam ke rahang, kepala, dan leher.

Apabila timbul gejala abses gigi yang disertai pembengkakan pada gusi dan kelenjar getah bening, hingga menimbulkan sesak napas segera pergi ke fasilitas kesehatan setempat.

Pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut perlu dilakukan secara rutin ke dokter gigi. Hal ini dilakukan untuk menjaga kesehatan rongga mulut, serta mencegah atau mendeteksi lebih dini bila muncul penyakit. Oleh sebab itu, Anda disarankan untuk mengunjungi dokter gigi tiap 6 (enam) bulan sekali.

Penyebab dan Faktor Risiko Abses Gigi

Abses gigi terjadi ketika berkembangnya bakteri pada rongga mulut. Bakteri masuk ke dalam gigi melalui lubang atau retakan pada gigi penderita yang menyebabkan pembengkakan dan peradangan di ujung akar.

Infeksi bakteri ini akan lebih rentan terjadi pada seseorang yang memiliki kondisi di bawah ini, antara lain :

  1. Gigi yang kurang bersih

Tidak merawat gigi dan gusi dengan benar dapat meningkatkan risiko penyakit gigi dan mulut, termasuk abses gigi.

  1. Makanan tinggi gula

Sering mengonsumsi makanan dan minuman manis dapat menyebabkan gigi berlubang dan berkembang menjadi abses gigi.

  1. Mulut kering

Mulut kering juga dapat mengganggu kesehatan gigi hingga timbul infeksi dan abses gigi.

Upaya pencegahan yang dapat dilakukan :

Cara yang paling penting untuk mencegah abses gigi adalah mencegah kerusakan gigi. Beberapa langkah yang dapat Anda lakukan adalah :

  • Sikat gigi 2 (dua) kali sehari dengan pasta gigi yang mengandung fluoride.
  • Gunakan benang gigi atau dental floss untuk membersihkan sela-sela gigi setiap hari.
  • Ganti sikat gigi secara rutin setiap 3 (tiga) bulan sekali.
  • Hindari menggunakan obat kumur setelah menyikat gigi karena dapat menghilangkan manfaat pasta gigi.
  • Kurangi mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung gula dan tepung, terutama di antara waktu makan atau sebelum tidur.
  • Rutin memeriksakan kesehatan gigi ke dokter gigi tiap 6-12 bulan sekali. (Pt)

 

 

 

 

 

Referensi               :

  1. Arni Irawati. 2014. Perawatan Pasien Dengan Abses Periodontal. Makasar Dental Journal, PDGI Makasar.
  2. Khaerunisa. 2019. Manajemen Kedaruratan Dental Pada Abses Submandibular Dektra. Journal Kesehatan Universitas Jendral Ahmad Yani.
  3. Ji, et al. 2017. Differential Diagnosis of Periapical Cyst Using Collagen Birefringence Pattern of the Cyst Wall. Restorative Dentistry & Endodontics.
  4. Shweta & Prakash, S.K. 2013. Dental Abscess : a Microbiological Review. Dental Research Journal.
  5. American Dental Association. 2019. Mouth Healthy. Abscess (Toothache).
  6. Conaway, B. National Institute of Health. U.S. National Library of Medicine MedlinePlus. Tooth Abscess.
  7. Cleveland Clinic. 2016. Abscessed Tooth : Management and Treatment.
  8. Mayo Clinic. 2019. Diseases and Conditions. Tooth Abscess.
  9. Frank, C. Healthline. 2018. Abscessed Tooth : What You Need to Know.