Tim Promkes RSST – Vaksinasi merupakan pemberian vaksin yang khusus diberikan dalam rangka menimbulkan atau meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu  penyakit, sehingga  apabila suatu saat terpajan dengan penyakit tersebut tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan dan tidak menjadi sumber penularan.

Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 sendiri bertujuan untuk mengurangi transmisi / penularan COVID-19; menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat COVID-19, mencapai kekebalan kelompok di masyarakat (herd immunity); dan melindungi masyarakat dari COVID-19 agar tetap produktif secara sosial dan ekonomi.

Pada saat ini, terdapat jutaan orang di seluruh dunia telah melaksanakan vaksin COVID-19 dengan aman. Banyak orang yang menantikan mendapatkan vaksin, namun amat wajar jika sebagian orang masih bertanya-tanya mengenai proses vaksinasi dan apa saja yang perlu diantisipasi saat giliran mereka tiba.

Terkhusus pada ibu yang sedang hamil. Ibu hamil adalah salah satu target sasaran prioritas program vaksinasi COVID-19 untuk menekan angka risiko penularan, bahkan kematian akibat COVID-19 pada ibu hamil. Perkembangan  kasus  COVID-19  menunjukkan  bahwa  telah  terjadi peningkatan kasus ibu hamil terkonfirmasi COVID-19 di  sejumlah kota  besar di Indonesia dalam keadaan berat (severe case).

Wanita hamil memiliki peningkatan risiko menjadi berat apabila terinfeksi COVID-19, khususnya pada wanita hamil dengan kondisi medis tertentu. Dengan mempertimbangkan semakin tingginya jumlah  ibu hamil yang terinfeksi COVID-19 dan tingginya risiko bagi ibu hamil  apabila terinfeksi COVID-19 menjadi berat dan berdampak pada kehamilan dan bayinya, maka diperlukan upaya untuk memberikan  vaksinasi COVID-19 bagi ibu hamil. Upaya pemberian vaksinasi  COVID-19 bagi ibu hamil tersebut juga telah direkomendasikan oleh Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (ITAGI).

Syarat yang harus dipenuhi adalah usia kandungan > 13 minggu atau antara 13-33 minggu, memiliki tekanan darah normal, tidak punya gejala atau keluhan pre-eklampsia, dan tidak sedang menjalani pengobatan dan jika memiliki komorbid harus dalam kondisi terkontrol.

Ibu hamil bisa melakukan registrasi vaksinasi di tempat layanan vaksin atau fasilitas kesehatan yang ditunjuk oleh pemerintah.

Mulai tanggal 2 Agustus 2021 dimulai  pemberian  vaksinasi  COVID-19  bagi ibu hamil dengan prioritas pada daerah risiko tinggi. Vaksin yang  dapat digunakan untuk ibu hamil ini adalah vaksin COVID-19 platform  mRNA Pfizer dan Moderna, dan vaksin platform inactivated Sinovac,  sesuai ketersediaan. Pemberian dosis ke­1 vaksinasi COVID-19  tersebut dimulai pada trimester kedua kehamilan, dan untuk pemberian dosis ke-2 dilakukan sesuai dengan interval dari jenis vaksin.

Vaksinasi COVID-19 bagi ibu hamil dilaksanakan sesuai dengan petunjuk teknis dan ketentuan peraturan perundang-undangan dan  dengan menggunakan format skrining pada kartu kendali untuk ibu hamil.

Perlindungan bagi seorang ibu hamil mutlak diupayakan. Tidak ada alasan untuk menunda vaksin, apabila memang sudah memenuhi syarat dan vaksinnya tersedia. Ayo Vaksin! (_Hn)

 

 

 

 

 

Referensi               :

  1. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).
  2. Kementerian Kesehatan RI Melalui Surat Edaran No. HK. 02.01/I/2007/2021 tentang Vaksinasi COVID-19 Bagi Ibu Hamil dan Penyesuaian Skrining Dalam Pelaksanaan Vaksinasi CQVID-19.
  3. https://covid19.go.id
  4. www.unicef.org/indonesia/id