Klaten, Selasa 24 Mei 2022 pukul 09.00 WIB, Tim Promosi Kesehatan dan Pemasaran RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro (RSST) menyelenggarakan penyuluhan dengan tema “Ayo Batasi Kegiatan Sedentari”. Acara diselenggarakan di ruang tunggu Instalasi Rawat Jalan Terpadu (IRJT) RSST.

Seiring dengan kemajuan teknologi, seolah dimanjakan dengan berbagai fasilitas yang ada, itulah sebabnya gaya hidup sedentari pada saat ini menjadi isu kesehatan. Kegiatan atau gaya hidup sedentari dapat dikatakan merupakan kebiasaan dalam kehidupan seseorang yang tidak banyak melakukan aktifitas fisik atau tidak banyak melakukan gerakan-gerakan.

Sekilas gaya hidup sedentari terlihat nyaman dan enak tetapi gaya hidup sedentari dapat memicu berbagai penyakit yang dapat mengganggu kesehatan. Pola hidup sedentari dianggap sebagai faktor risiko terhadap masalah kesehatan.

Berikut adalah beberapa contoh kegiatan sedentari :

  1. Berbaring atau duduk dalam waktu yang lama antara lain bermain video game atau duduk lama di depan komputer / menonton tv.
  2. Anak-anak pergi ke sekolah diantar menggunakan kendaraan meskipun jarak antara rumah dengan sekolah dekat.
  3. Perubahan kebiasaan misalnya orang pergi ke toko, warung atau mini market berjarak beberapa rumah dari tempat tinggalnya menggunakan mobil atau motor.
  4. Pekerjaan rumah secara total diserahkan kepada asisten rumah tangga.
  5. Menggunakan lift walaupun akses tangga tersedia.
  6. Selalu menggunakan kendaraan bermotor untuk mencapai tempat yang jaraknya dekat.
  7. Kurang berolahraga

Sebaiknya kita mulai dari “diri sendiri” dan mulai dari “sekarang” untuk membatasi kegiatan sedentari. Cara yang baik untuk meninggalkan gaya hidup sedentari yaitu dengan aktif bergerak, berolahraga, melakukan kegiatan yang kita sukai dan disesuaikan dengan waktu yang kita miliki. Menemukan hal positif dan menyenangkan dari aktivitas fisik seperti berjalan kaki, senam pagi, mengerjakan pekerjaan rumah tangga, berkebun dan lain-lain. Aktivitas fisik sangat penting karena memiliki manfaat baik untuk tubuh.

Antusias peserta sangat baik serta ada umpan balik pertanyaan dari pasien kepada narasumber.

Galeri Foto      :