Tim Promkes RSST – Setiap makhluk hidup dituntut untuk memenuhi kebutuhan dasarnya yang berguna untuk kelangsungan hidupnya. Salah satu kebutuhan dasar tersebut adalah kebutuhan tidur. Tidur merupakan suatu proses aktif, bukan sekedar hilangnya keadaan terjaga. Tingkat aktivitas otak keseluruhan tidak berkurang selama tidur.

Tidur berperan penting dalam mengistirahatkan tubuh. Lamanya waktu tidur disarankan untuk orang dewasa adalah 7-8 jam per hari. Tetapi terkadang kurang dari itu karena alasan tertentu. Untuk memperoleh tidur yang berkualitas ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan. Salah satu di antaranya adalah pola makan. Seperti jenis makanan dapat juga mempengaruhi.

Manfaat tidur menunjang kesehatan tubuh, membuat kita panjang umur, membantu menurunkan berat badan. Sebaliknya kurang tidur dapat mempengaruhi produktivitas, membuat suasana hati menurun, munculnya kantung mata yang nampak seperti mata panda dan lain sebagainya.

Lantas apa saja asupan yang sebaiknya dihindari sebelum tidur :

  1. Minuman bersoda atau mengandung kafein, akan membuat sugar rush dan tetap terjaga, padahal mungkin tubuh kita sudah lelah.
  2. Minuman beralkohol, akan membuat otak mengalami tekanan dan membuat sistem kerja saraf terhambat.
  3. Protein hewani, terutama daging yang berwarna merah, karena membutuhkan waktu yang lama untuk dicerna oleh tubuh sehingga dapat menyebabkan kram pada perut.
  4. Makanan pedas, akan menyebabkan asam lambung semakin meningkat akibatnya perut dada dan tenggorokan akan merasa terbakar.

Kebiasaan tidur menggambarkan apa yang harus atau tidak kita lakukan sebelum jam tidur. Kebiasaan tidur yang baik dilakukan sebelum tidur menurut Morgan (2010) salah satunya adalah memiliki makanan ringan jika lapar dan menghindari gula tambahan atau minuman berkafein dan sejenisnya.

Di bawah ini adalah hal-hal yang sebaiknya dihindari satu jam sebelum tidur menurut Morgan (2010) adalah :

  1. Segala jenis kafein, termasuk teh dan minuman bersoda.
  2. Makanan berat atau cemilan yang manis.
  3. Latihan yang dapat menigkatkan denyut jantung.
  4. Segala faktor cahaya misalnya yang berasal dari komputer, TV, DVD, ponsel dan lainnya. (Tn)

 

 

 

 

 

Referensi               :

  1. Fenny dan Supriatmo. 2016. Hubungan Kualitas dan Kuantitas Tidur Dengan Prestasi Belajar Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran. Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara, Departemen Ilmu Kesehatan Anak, Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara. Jurnal Pendidikan Kedokteran Indonesia Volume Nomer 3. Hlm. 141.
  2. http://p2ptm.kemkes.go.id/infographic-p2ptm/obesitas/page/29/beberapa-asupan-yang-sebaiknya-dihindari-sebelum-tidur.
  3. http://repositori.usu.ac.id/bitstream/handle/123456789/9523/121101101.pdf?sequence=1&isAllowed=y.