Tim PKRS RSST – Pada saat musim seperti saat ini, tidak hanya wabah COVID-19 yang mengintai masyarakat, tetapi juga Demam Berdarah Dengue (DBD). Mengingat DBD cirinya cenderung mirip dengan COVID-19, tetapi penting untuk mengetahui gejala COVID-19 dan gejala DBD secara spesifik. Baik COVID-19 maupun DBD, keduanya sama-sama disebabkan oleh virus. COVID-19 disebabkan oleh Virus Corona (SARS-CoV-2), sedangkan DBD disebabkan oleh Virus Dengue. Perbedaannya, Virus Corona ditularkan melalui perantara antar manusia. Jika demam berdarah ditularkan melalui nyamuk Aedes aegypti.  Untuk mengantisipasi, simak perbedaan gejala COVID-19 dan DBD berikut ini :

Gejala COVID-19 :

  1. Demam dengan suhu tubuh di atas 38 derajat Celcius
  2. Batuk
  3. Sesak napas

Gejala awal infeksi Virus Corona mirip seperti gejala flu yaitu demam, pilek, batuk kering, sakit tenggorokan, dan sakit kepala. Gejala dapat menjadi semakin berat, seperti demam tinggi, sesak napas, dan juga nyeri pada dada.

Gejala COVID-19 tersebut juga sekilas tampak mirip dengan gejala demam berdarah. Tidak sedikit juga pasien COVID-19 yang tidak menunjukkan gejala sama sekali.

Berdasarkan Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO), masa inkubasi dapat berlangsung sampai 14 hari.

Gejala DBD :

  1. Demam tinggi mendadak
  2. Sakit kepala
  3. Pegal
  4. Linu
  5. Mual
  6. Nyeri sendi
  7. Bintik-bintik merah
  8. Pendarahan di gusi
  9. Mimisan
  10. Sakit perut
  11. Pendarahan di bawah kulit (memar)
  12. Kerusakan pada pembuluh darah atau getah bening

Selain itu, biasanya gejala demam berdarah disertai dengan munculnya dua atau lebih gejala lainnya.

Masa inkubasi infeksi Virus Dengue ini dapat terjadi dalam waktu 4-8 hari setelah digigit oleh nyamuk Aedes aegypti.

Hal-hal tersebut di atas perbedaan antara gejala COVID-19 dan DBD. Supaya terhindar dari kedua penyakit tersebut, tentu upaya pencegahan yang tepat juga perlu dilakukan. Di bawah ini upaya-upaya pencegahan yang dapat dilakukan untuk mencegah COVID-19 dan DBD di antaranya :

Pencegahan COVID-19 :

  1. Melakukan swakarantina (apabila setelah bepergian luar kota)
  2. Physical distancing
  3. Berolahraga
  4. Menjaga daya tahan tubuh
  5. Mengkonsumsi makanan yang bergizi
  6. Menjalani pola hidup sehat
  7. Menghindari keramaian / kerumunan
  8. Upayakan tidak menyentuh wajah apabila tangan tampak kotor
  9. Membiasakan mencuci tangan pakai sabun

Pencegahan DBD :

  1. Memutus daur hidup nyamuk dengan cara menutup tempat penampungan air.
  2. Menjaga kebersihan lingkungan dengan mengupayakan supaya tidak ada genangan air di rumah.
  3. Rajin menguras bak mandi.
  4. Melakukan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. (Tn)

 

 

 

 

 

Referensi :

  1. https://kids.grid.id/read/472132760/sama-sama-virus-ini-perbedaan-gejala-covid-19-dan-dbd-yang-mewabah-di-indonesia?page=all.
  2. https://id.theasianparent.com/gejala-dbd-dan-covid-19.