Amankah Jika Anak Disunat Saat Pandemi COVID-19?

Tim Humas RSST – Sunat atau yang juga biasa disebut dengan khitan atau dalam bahasa medis disebut sirkumsisi ini, memiliki beberapa manfaat seperti perlindungan dari penyakit menular seksual dan infeksi saluran kemih. Sunat adalah proses pelepasan kulup atau kulit yang menyelubungi ujung penis. Sunat bisa dilakukan dengan metode pembedahan biasa maupun dengan sunat laser. Khitan atau sirkumsisi sudah bisa dilakukan sehari atau dua hari setelah anak dilahirkan. Di Indonesia, umumnya proses ini dilakukan saat anak laki-laki menduduki sekolah dasar.

Pada masa pandemi seperti sekarang ini, sunat bisa dilakukan pada anak. Sunat bisa dilakukan atau dikerjakan dengan memperhatikan beberapa syarat khusus yang perlu diperhatikan. Yaitu bila dikerjakan tenaga kesehatan yang berpengalaman dan di fasilitas kesehatan yang memiliki standar tinggi dalam pencegahan COVID-19. Selain itu juga diperhatikan sirkumsisi harus segera dilaksanakan dan tidak bisa ditunda jika terdapat keadaan khusus yang memengaruhi kesehatan anak.

Selama masa pandemi, sebelum dilaksanakan sirkumsisi, pasien wajib menjalani rangkaian pencegahan COVID-19 seperti skrining kesehatan, rapid test, atau swab PCR, disesuaikan dengan kondisi pasien sebagai antisipasi salah satu dari pencegahan penularan COVID-19.

Berbagai metode sirkumsisi dapat dilakukan oleh tenaga kesehatan tergantung pada keahlian masing-masing yang mengerjakannya. Tenaga kesehatan misalnya, memilih metode konvensional untuk memastikan area yang disirkumsisi. Untuk teknik laser perlu berhati-hati, karena dasarnya menggunakan kauter, sehingga bisa menyebabkan komplikasi seperti terpotongnya kepala penis dan luka bakar.  Sehingga diperlukan kehati-hatian yang ekstra.

Pada dasarnya kesiapan anak, orang tua, waktu menjelang pelaksanaan sirkumsisi sangat penting juga untuk diperhatikan. Kemauan anak, kondisi fisik anak dan kondisi psikologis wajib untuk dipertimbangkan sebelum sirkumsisi dilaksanakan. Orang tua diimbau untuk memfasilitasi kenyamanan anak sebagai salah satu perawatan pasca sirkumsisi. Dengan kenyamanan yang dimiliki dapat menjadi langkah keberhasilan dan langkah yang aman untuk melakukan sirkumsisi dimasa pandemi seperti saat ini. (Dn)

 

 

 

 

 

Referensi :

  1.   www.jpnn.com
  2.   www.alodokter.com