Posted by Sub Bagian Hukormas at Oktober 3, 2017 8:02 am Informasi Rumah Sakit, Seminar/Workshop

pilihan 1 - Copy pilihan 3 - Copy pilihan 4 - Copy pilihan 5 - Copy

Reformasi birokrasi dilingkungan Kementerian Kesehatan pada hakikatnya adalah perubahan besar dalam paradigma dan tata kelola untuk menciptakan birokrasi yang professional dengan karakteristik adaptif, berintegritas, bersih dari perilaku korupsi kolusi dan nepotisme, mampu melayani publik secara akuntabel, serta memegang teguh tata nilai dan kode etik perilaku pegawai di lingkungan Kementerian Kesehatan. Salah satu aspek penting Manajemen Perubahan adalah perubahan mindset (pola pikir) dan culture set (budaya kerja). Merubah pola pikir dan budaya kerja pegawai di lingkungan RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro adalah penting dilakukan karena hal ini untuk mewujudkan peningkatan integritas dan kinerja birokrasi yang tinggi. Dalam upaya mengubah pola pikir dan budaya kerja pegawai di RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro maka mulai hari ini Selasa 3 Oktober 2017 hingga Jumat 6 Oktober 2017 dilaksanakan kegiatan Seminar Bagi Agen Perubahan Dalam Rangka Mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani. Agen Perubahan adalah individu anggota organisasi dari tingkat pimpinan sampai dengan pegawai untuk dapat menggerakkan perubahan pada lingkungan kerjanya dan sekaligus dapat berperan sebagai teladan (role model) bagi setiap individu organisasi yang lain dalam berperilaku sesuai dengan nilai – nilai yang dianut organisasi.

Peserta seminar adalah 371 orang agen perubahan yang terdiri dari pimpinan dan staf di lingkungan RSST. Dalam seminar yang bertempat di Aula Gedung IGD lantai 3 ini peserta dibekali dengan materi mengenai Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), Pembangunan Zona Integritas, Budaya Organisasi, Budaya Kerja, Budaya Pelayanan dan Budaya Pelayanan Prima oleh narasumber internal yang handal di bidangnya. Melalui kegiatan ini diharapkan agen perubahan mampu bertanggung jawab untuk selalu mempromosikan dan menjalankan keteladanan mengenai peran tertentu yang berhubungan dengan pelaksanaan peran, tugas dan fungsi yang menjadi tanggung jawabnya dalam rangka pembangunan Zona Integritas.