Siaran Kesehatan Radio Siaran Publik Daerah (RSPD) Klaten Tema Pengaturan Makan pada Diabetisi dan Hipertensi Saat Ramadhan

Klaten – Umat muslim pada saat ini sudah menjalani puasa Ramadhan hampir 2 (dua) minggu. Akan tetapi belum ada kata terlambat untuk kembali mengatur bagaimana aturan makan yang dianjurkan selama berpuasa, tidak terkecuali untuk pasien diabetes (diabetisi) dan hipertensi.

Nah, apakah diabetisi boleh berpuasa? Tentu. Apabila diabetes terkontrol diperbolehkan untuk berpuasa terlebih apabila tidak mengganggu kesehatan. Jumlah energi atau kalori yang dibutuhkan diabetisi yang diperbolehkan puasa sama seperti apabila tidak sedang berpuasa. Selain itu perlu adanya pengaturan dan distribusi makanan serta obat-obatan.

Tujuan pengaturan makanan antara lain memberikan energi yang cukup, pengendalian kadar glukosa darah tercapai, mencapai kadar lemak darah yang optimal, mencegah komplikasi dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan melalui gizi yang optimal. Oleh karena itu diabetisi sangat penting untuk mengatur bagaimana pembagian proporsi makan pada saat berpuasa.

Meskipun berpuasa tetapi tetap aman…

Jadi, diabetisi sebaiknya tetap konsultasi dahulu dengan dokter apabila ingin berpuasa karena ada kriteria seorang diabetisi yang diperbolehkan untuk berpuasa.

Selain diabetisi, pasien hipertensi pun juga demikian. Penatalaksanaan hipertensi salah satu di antaranya dengan membatasi konsumsi garam terutama garam dapur, makanan instan, dan penyedap rasa. Tapi bagaimana cara membatasi asupan garam tersebut?

Sebenarnya kebutuhan natrium orang normal kisaran 2000 mg/hari atau 1 (satu) sendok teh per hari. Namun kebanyakan orang pada saat ini mengkonsumsi natrium berlebih bukan hanya dari garam saja melainkan terlalu sering makan makanan kemasan yang natriumnya terlalu tinggi. Sehingga untuk membatasi asupan natrium berlebih, maka harus dibatasi pula makanan kemasan / olahan pabrik (MSG) dan diganti dengan bahan makanan alami dan garam meja.

Sehubungan dengan hal tersebut di atas, sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat luas dan masyarakat Klaten pada khususnya, disampaikan beberapa hal mengenai tema Pengaturan Makan pada Diabetisi dan Hipertensi Saat Ramadhan pada siaran kesehatan di Radio Siaran Publik Daerah (RSPD) Kab. Klaten Rabu, 15 Mei 2019 dengan narasumber Dian Eka Sari, S.Gz dan Margareta Maria Alacoque Niwndyane, AMd. Gz dari Instalasi Gizi RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten (RSST).

Pada siaran kesehatan RSPD ini, disampaikan juga mengenai informasi seputar sekilas pelayanan di RSST, antara lain yaitu pengembangan pelayanan baru seperti sentralisasi kassa / penata rekening di RSST dan waktu pelayanan di Instalasi Rawat Jalan Terpadu (IRJT) selama Bulan Ramadhan yang disampaikan oleh Martha Christa Uli Br.H., AMd dari Instalasi Pemasaran dan Humas.

Materi disampaikan secara dialog interaktif selama kurang lebih 30 menit. Kegiatan siaran kesehatan rutin dilaksankan di RSPD Klaten setiap bulan sekali sesuai dengan program kerja Unit Promosi Kesehatan Masyarakat (PKRS) RSST.