Sayangi Si Buah Hati dengan Pijat Bayi

Menyayangi si buah hati dapat dilakukan dengan berbagai macam cara, salah satunya dengan memijat bayi dengan cara yang benar. Melakukan pijatan bayi dapat dilakukan di rumah tanpa harus pergi ke dukun bayi.

Pijat bayi merupakan sentuhan komunikasi yang nyaman antara ibu dan bayi. Banyak sekali manfaat yang dapat diperoleh dari pijat bayi, antara lain membuat bayi dan ibu semakin tenang dan nyaman, meningkatkan pertumbuhan dan berat badan bayi, meningkatkan efekstifitas istirahat (tidur) dan konsentrasi bayi, meningkatkan daya tahan tubuh, meningkatkan gerak peristaltik untuk pencernaan, memacu perkembangan otak dan sistem saraf, dan membina kasih sayang orang tua dengan anak.

Memijat bayi dapat dilakukan pada waktu pagi hari, malam hari dan 2 jam setelah makan. Selain tenaga kesehatan, ibu, ayah, kakek atau nenek juga bisa melakukannya di rumah.

Ada beberapa hal yang tidak diperbolehkan saat memijat bayi, di antaranya memijat bayi langsung setelah makan, membangunkan bayi khusus untuk pemijatan, memijat bayi pada saat bayi tidak sehat, memijat bayi pada saat tidak mau dipijat, dan memaksakan posisi pijat tertentu pada bayi.

Untuk meningkatkan pengetahuan para ibu tentang pijat bayi, khususnya para ibu yang sedang melakukan kunjungan di Poliklinik Tumbuh Kembang Anak, maka Tim PKRS Humas dan Mahasiswa Unriyo Yogyakarta melaksanakan kegiatan penyuluhan kesehatan di Ruang Tunggu Poliklinik Tumbuh Kembang Anak RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro pada Kamis, 31 Januari 2019 pukul 08.00 WIB dengan tema Sayangi Si Buah Hati dengan Pijat Bayi.