Pengabdian Masyarakat Dalam Pengamanan Kesehatan Arus Mudik dan Arus Balik Lebaran 1440 H / 2019 di Pos Pam Terpadu Prambanan / Rest Area Jogonalan Klaten

Klaten – Adanya peningkatan arus lalu lintas mudik dan balik lebaran sejak H min 7 sampai dengan H plus 7, dimungkinkan banyak terjadi gangguan / masalah kesehatan seperti kecelakaan lalu lintas, gangguan kesehatan pada saat perjalanan (kecapaian, pusing, gangguan pencernaan, kesehatan mata, ISPA, dan lain-lain) serta risiko Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan makanan dan penularan penyakit lainnya.

Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten dengan jejaring Puskesmas serta Rumah Sakit se-Kabupaten Klaten mensiap-siagakan team medis, ambulance, dan obat-obatan di setiap titik strategis, seperti Pos Pam Terpadu, terminal, stasiun, pusat kota maupun titik wisata / rest area strategis untuk membantu evakuasi apabila terjadi kecelakaan lalu lintas.

Dalam hal ini team kesehatan dari RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro (RSST) turut berpartisipasi dalam kegiatan pengabdian masyarakat dalam pengamanan kesehatan arus mudik dan balik lebaran 1440 H di Pos Pam Terpadu Prambanan / Rest Area Jogonalan, Klaten tersebut. Selain itu juga dilakukan cek kesehatan dan pengobatan sederhana secara gratis, edukasi dan pencegahan gangguan kesehatan dengan pemberian masker serta peningkatan kesehatan dengan memberikan edukasi kesehatan seputar perilaku hidup sehat saat perjalanan mudik / balik untuk selalu jaga kesehatan dengan  cuci tangan menggunakan sabun sebelum dan sesudah makan dan setelah dari toilet. Apabila lelah dan mengantuk dianjurkan istirahat, banyak minum air putih, dan menggunaan penutup muka, helm, jaket  untuk pemudik yang mampir di pos rest area.

Selain kepada pemudik, team kesehatan juga memberikan pelayanan kesehatan kepada para petugas pos Pam yang lelah karena berjaga seperti Polisi, ORARI dan relawan lainnya yang berjaga di Pos Pam Terpadu tersebut.

Keberadaan pos kesehatan tersebut juga dapat dimanfaatkan RSST untuk lebih dekat dengan masyarakat serta wujud kepedulian kepada masyarakat umum.