Pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS)

Seperti yang kita ketahui keadaan Gawat Darurat bisa terjadi kapan saja, siapa saja dan dimana saja. Kondisi ini menuntut kesiapan petugas kesehatan untuk mengantisipasi kejadian itu. Bila kita cermati, kematian-kematian karena henti jantung dan henti nafas selama ini cukup banyak baik pada area pre hospital maupun intra hospital. Management pertolongan keadaan Gawat Darurat pada kedua area tersebut sampai saat ini masih banyak kekurangan / sangat menyedihkan. Banyak kematian-kematian yang mestinya bisa dicegah bila kita punya kepedulian terhadap masalah tersebut.

Kepedulian itu bisa diwujudkan dalam bentuk peningkatan kemampuan Basic Life Support (Bantuan Hidup Dasar) yaitu tindakan pertolongan pertama yang harus dilakukan pada pasien yang mengalami keadaan yang mengancam nyawa (henti jantung-paru). Perawat harus mempunyai ketrampilan tentang hal ini. Kemampuan menanggulangi kegawat daruratan dan BLS ini sangat diperlukan baik di area pre hospital maupun intra hospital.

Dalam rangka meningkatkan kemampuan dan kompetensi di lingkungan RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro, dalam hal keperawatan gawat darurat dan melatih kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana, serta kasus gawat darurat baik henti nafas maupun henti jantung yang dapat terjadi pada kondisi apapun, maka Bagian Diklit RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro bekerjasama dengan tim PUSBANKES 118 PERSI DIY memandang penting untuk dilaksanakannya Pelatihan PPGD / BTCLS.

Adapun tujuan dari Pelatihan BTCLS ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi tenaga keperawatan khususnya di area kritis dalam managemen trauma dan penanganan kegawatdaruratan kardiovaskuler. Kegiatan ini dilaksanakan selama 5 hari yaitu pada hari/tanggal Rabu s.d Minggu, tanggal 24 s.d 28 April 2019, dengan peserta baik dari dalam maupun dari luar RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro.