OSTEOPOROSIS Bisa Serang Siapa Saja

Catarina Budi Prihatiningsih, SSt.Ft – Kita mungkin sering melihat wanita tua bertubuh bungkuk. Atau sebagian kita mungkin mengalaminya sendiri. Ya, wanita itu kemungkinan besar mengalami Osteoporosis. Kita mungkin tidak asing dengan jenis penyakit tulang itu. Osteoporosis adalah berkurangnya kepadatan tulang yang progresif, sehingga tulang menjadi rapuh dan mudah patah. Tulang terdiri dari mineral-mineral seperti  kalsium dan fosfat, sehingga tulang  menjadi keras dan padat. Jika tubuh tidak mampu mengatur kandungan mineral dalam tulang, maka tulang menjadi kurang padat dan lebih. Terjadilah Osteoporosis.

Osteoporosis adalah penyakit tulang yang mempunyai sifat-sifat khas berupa massa tulang yang rendah disertai mikro arsitektur tulang dan penurunan kualitas jaringan tulang yang dapat menimbulkan kerapuhan tulang. Osteoporosis sering disebut sebagai Silent Disease karena proses kepadatan tulang berkurang secara perlahan (terutama pada penderita osteoporosis senilis) dan berlangsung scara progresif selama bertahun-tahun yang kerap tanpa kita sadari.

Gejala  :

Gejala-gejala baru timbul pada tahap osteoporosis lanjut, seperti : patah tulang, punggung yang semakin membungkuk, hilangnya tinggi badan, dan nyeri punggung. Jika kepadatan tulang sangat berkurang sehingga tulang menjadi hancur, maka akan timbul nyeri tulang dan kelainan bentuk. Hancurnya tulang belakang menyebabkan nyeri punggung menahun. Tulang belakang yang rapuh bisa hancur secara spontan atau karena cedera ringan.

Biasanya nyeri timbul secara tiba-tiba dan dirasakan di daerah tertentu dari punggung, yang akan bertambah nyeri jika penderita berdiri atau berjalan. Jika disentuh, daerah tersebut akan terasa sakit, tetapi biasanya rasa sakit ini akan menghilang secara bertahap setelah beberapa minggu atau beberapa bulan.

Jika beberapa tulang belakang hancur, maka akan terbentuk kelengkungan yang abnormal dari tulang belakang (punuk Dowager), yang menyebabkan ketegangan otot dan sakit. Tulang lainnya bisa patah, yang seringkali disebabkan oleh tekanan ringan atau karena jatuh. Salah satu patah tulang yang paling serius adalah patah tulang panggul.

Hal yang juga sering terjadi adalah patah tulang lengan (radius) di daerah persambungannya dengan pergelangan tangan, yang disebut Fraktur Colles. Selain itu, pada penderita osteoporosis, patah tulang cenderung menyembuh secara perlahan.

Ragam Osteoporosis

Oeteoporosis sendiri dapat diklasifikasikan menjadi beberapa jenis, antara lain :

  1. Osteoporosis Postmenopausal

Jenis osteoporosis ini sering menyerang wanita paska menopause dan pada pria usia lanjut. Penyebabnya adalah kekurangan estrogen (hormon utama pada wanita), yang membantu mengatur pengangkutan kalsium ke dalam tulang pada wanita. Gejala biasanya timbul pada wanita yang berusia di antara 51 -75 tahun. Tidak semua wanita memiliki risiko sama untuk menderita osteoporosis postmenopausal. Wanita kulit putih dan yang tinggal di daerah timur lebih mudah menderita penyakit ini daripada wanita kulit hitam.

  1. Osteoporosis Senilis

Jenis osteoporosis hanya terjadi pada usia lanjut. Penyakit ini biasanya terjadi pada usia di atas 70 tahun dan dua kali lebih serig menyerang wanita. Wanita kerap menderita osteoporosis postmenopausal sekaligus Senilis. Penyebabnya akibat  kekurangan kalsium yang berhubungan dengan usia dan ketidakseimbangan antara kecepatan hancurnya tulang dan pembentukan tulang baru.

  1. Osteoporosis Sekunder

Osteoporosis jenis ini dialami kurang dari 5% penderita osteoporosis. Penyakit Osteoporosis sekunder bisa disebabkan oleh gagal ginjal kronis dan kelainan hormonal (terutama tiroid, paratiroid, dan adrenal) dan obat-obatan (misalnya kortikosteroid barbiturat, anti kejang dan hormon tiroid yang berlebih). Pemakaian alkohol yang berlebih dan merokok menjadi penyebab paling sering osteoporosis sekunder.

  1. Osteoporosis Juvenil Idiopatik

Merupakan jenis osteoporosis yang penyebabnya tidak diketahui. Hal ini terjadi pada anak-anak dan dewasa muda yang memiliki kadar dan fungsi hormon yang normal, kadar vitamin yang normal dan tidak memilii penyebab yang jelas dari rapuhnya tulang.

Kini osteoporosis tidak hanya menyerang wanita dan pada usia tua. Anak muda pun banyak yang menderita osteoporosis. Selain tingginya konsumsi rokok, tingginya penderita osteoporosis juga dikarenakan rendahnya frekuensi olah raga.