Live Talkshow Kesehatan di Radio Candi Sewu 96.6 FM Klaten Dengan Tema “Prosedur Perawatan Kawat Gigi atau Behel”

Klaten (11/9) – Pada era ini, gigi berkawat atau behel gigi sangat diminati orang terutama anak-anak muda untuk menunjang penampilan atau alasan estetika. Namun ternyata kawat gigi atau behel tidak hanya untuk alasan estetik saja tetapi juga sebagai perawatan gigi yang bermasalah, mulai dari gigi yang berantakan, gigi yang memiliki struktur tidak normal, gigi ompong, atau sekedar sebagai penunjang penampilan. Namun demikian sebelum melakukan perawatan kawat gigi atau behel ada tahapan-tahapan / prosedur yang harus dilakukan agar perawatan kawat gigi atau behel menjadi berhasil.

Di RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro (RSST) telah menjawab kebutuhan masyarakat yang membutuhkan pelayanan perawatan kawat gigi atau behel dengan membuka layanan di poliklinik gigi spesialis ortodonti.

drg. Taufik Nur Alamsyah, Sp. Ort menjadi narasumber dalam acara live in talkshow kesehatan di Radio Candi Sewu Klaten pada hari ini Rabu, 11 September 2019 dengan tema Prosedur Perawatan Kawat Gigi atau Behel. Beliau memberikan penjelasan terkait prosedur melakukan perawatan kawat gigi atau behel di RSST. Talkshow kesehatan yang berlangsung selama 1 (satu) jam mulai pukul 10.00 hingga 11.00 WIB mengundang respon pendengar atau “Sobat Candi Sewu” untuk mengajukan pertanyaan kepada dokter gigi yang memiliki spesialisasi perawatan gigi dengan behel atau kawat gigi ini. Antusiasme pendengar sangat besar terbukti dengan banyaknya pertanyaan yang masuk pada penyiar via Whatsapp maupun line  telepon. Karena terbatasnya waktu, pertanyaan yang dapat dijawab oleh narasumber hanya 4 (empat) buah pertanyaan saja. Tentunya paling banyak adalah pertanyaan seputar perawatan gigi dengan kawat gigi atau behel.

Di akhir sesi, narasumber menyampaikan 8 (delapan) prosedur perawatan kawat gigi atau behel, antara lain yaitu dengan konsultasi awal, pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut secara menyeluruh, pencetakkan gigi rahang atas dan rahang bawah, pengambilan foto rongent cephalometri dan OPG (panaromic), pengambilan foto wajah maupun rongga mulut, analisis kasus pasien, diskusi rencana perawatan dengan pasien, dan perawatan ortodonti atau kawat gigi dimulai.