Green Hospital

Soni Triyoko, SKM – Keberadaan  rumah  sakit dalam satu  kesatuan ekosistem ditengah isu dampak perubahan iklim dan pemanasan global serta degradasi lingkungan dipandang perlu bertanggungjawab atas keberlanjutan kualitas lingkungan dan pemanfaatan sumber daya alam.

Bangunan rumah sakit perlu didesain dan dirancang dengan mengakomodasi pemanfaatan potensi alam secara efisien, sumber daya rumah sakit berbasis alam dan lingkungan hidup penggunaannya perlu dilandasi prinsip eco-efficiency, sementara produk samping rumah sakit seperti limbah cair, padat dan  gas perlu  diolah sehingga  targetnya  tidak saja  untuk memenuhi baku mutu limbah, juga untuk memenuhi kaidah reduce, reuse, recycle dan recovery.

Pada prinsipnya, rumah sakit dimasa mendatang perlu dikelola dengan     mempertimbangkan aspek kesehatan, ekonomi, ekologi dan sosial sehingga prinsip pemenuhan konsep pembangunan berkelanjutan dalam bidang kesehatan akan terpenuhi.

Rumah sakit ramah lingkungan atau dikenal dengan istilah green hospital adalah rumah sakit yang didesain, dibangun (renovasi) dan dioperasikan serta dipelihara dengan mempertimbangkan prinsip kesehatan dan lingkungan berkelanjutan.

Tujuan Penerapan Prinsip Ramah Lingkungan di Rumah Sakit :

  1. Melindungi kesehatan para penghuni gedung (pasien, karyawan, pengunjung).
  2. Melindungi kesehatan masyarakat sekitar.
  3. Melaksanakan tindakan pencegahan akibat meningkatnya angka kesakitan dan kematian.
  4. Efisiensi penggunaan sumber daya rumah sakit.

Prinsip Rumah Sakit Ramah Lingkungan (Green Hospital)

  1. Rumah sakit perlu mendesain bangunan yang menjamin keamanan dan keselamatan pasie
  2. Desain konstruksi bangunan rumah sakit harus memprioritaskan pada desain untuk kemudahan pengendalian infeksi dan penyiapan kondisi darurat.
  3. Memaksimalkan kemudahan tenaga medis, staf, pasien dan keluarganya dalam alur desain proses kegiatan rumah sakit.
  4. Desain bangunan rumah sakit harus fleksibel dan menyesuaikan kebutuhan perkembangan ilmu dan teknologi kedokteran.

 Aspek-Aspek Implementasi Green Hospital

  1. Unsus kepemimpinan terdiri :
  • Pemenuhan perizinandasar terkait pengelolaan lingkungan hidup rumah sakit.
  • Kinerja pemantauan lingkungan hidup rumah sakit.
  • Organisasi pendukung program green hospital rumah sakit.
  1. Lokasi danLandscape.
  2. Penerpanan Bangunan Rumah Sakit Green Building.
  3. Pengelolaan Bahan Kimia dan B3.
  4. Pengelolaan Limbah
  5. Pelaksaan Efisiensi Energi.
  6. Pelaksanaan Efisiensi Air.
  7. Kebersihan Lingkungan danVektor Penyakit.
  8. Pengelolaan Makanan
  9. Kualitas Udara
  10. Inovasi lain terkait Green Hospital.

 Keuntungan Penerapan Rumah Sakit Ramah Lingkungan

  1. Manfaat Kesehatan

Manfaat kesehatan yang diperoleh dari perubahan desain rumah sakit dengan paradigma green health care adalah menurunkan rata-rata kasus infeksi rumah sakit, memperbaiki tingkat keselamatan pasien, memperpendek lamanya waktu tinggal pasien.

  1. Manfaat Ekonomi

Manfaat ekonomi yang akan diperoleh adalah :

–    Menurunnya biaya operasional dan pemeliharaan.

–    Meningkatnya pendapatan rumah sakit, akibat dari peningkatan jumlah kunjungan pasien.

  1. Manfaat Sosial

Manfaat sosial yang akan diperoleh adalah meningkatnya citra positif rumah sakit sebagai nilai tambah rumah sakit dalam pemenuhan standar yang berlaku.

  1. Manfaat Lingkungan

Manfaat lingkungan yang akan diperoleh adalah :

–     Terjaganya mutu lingkungan hidup rumah sakit.

–      Memperkecil dampak negatif rumah sakit.

–      Mencegah dampak negatif akibat  penanganan limbah bahan beracun berbahaya dari rumah sakit.

–      Membantu mentaati berbagai peraturan perundangan kesehatan, perumahsakitan, lingkungan hidup, dan lain-lain.