Bijak Gunakan Antibiotik

Tyas Kusuma Permana Sari, S.Farm, Apt – ANTIBIOTIK adalah obat untuk mencegah dan mengobati infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Sebagai salah satu jenis obat umum, antibiotik banyak beredar di masyarakat. Hanya saja, masih ditemukan perilaku yang salah dalam penggunaan antibiotik yang menjadi risiko terjadinya resistensi antibiotik, di antaranya : peresepan antibiotik secara berlebihan oleh tenaga kesehatan, adanya anggapan yang salah di masyarakat bahwa antibiotik merupakan obat dari segala penyakit, dan lalai dalam menghabiskan atau menyelesaikan treatment antibiotik.

RESISTENSI ANTIBIOTIK adalah kemampuan bakteri melawan efek obat antibiotik, sehingga obat menjadi tidak berefek. Sangat penting diketahui bahwa antibiotik tidak dapat membunuh virus tetapi dapat membunuh bakteri.

Beberapa contoh penyakit yang disebabkan virus :

–    Influenza

–    Batuk dan radang tenggorokan

–    Cold (demam dan pilek)

–    Sakit tenggorokan

–    Beberapa sakit telinga

PENYEBAB RESISTEN ANTIBIOTIK

–    Resep antibiotik berlebihan.

–    Pasien tidak menghabiskan antibiotik yang diresepkan.

–    Tidak seharusnya antibiotik digunakan untuk agriculture.

–    Berbagi antibiotik dengan orang lain meskipun sama-sama memiliki gejala yang sama.

–    Kurangnya kontrol infeksi resisten antibiotik di RS dan klinik.

–    Kurangnya kebersihan dan sanitasi.

–    Kurang cepatnya tes laboratorium.

BIJAK GUNAKAN ANTIBIOTIK

DApatkan, GUnakan, SImpan dan BUang (DAGUSIBU) ANTIBIOTIK SECARA BENAR

DApatkan

–    Antibiotik harus dibeli dengan resep dokter.

–    Belilah Antibiotik hanya di apotek.

–    Pastikan ada apoteker yang siap membantu.

–    Cek nama, alamat pabrik pembuat antibotik.

–    Cek tanggal kadaluarsa.

GUnakan

–    Gunakan antibiotik sesuai dengan dosis yang diresepkan oleh dokter.

–    Antibiotik harus dihabiskan meskipun Anda sudah merasa lebih baik.

–    Konsultasikan dengan dokter kapan waktu yang tepat untuk mengkonsumsi antibiotik dan tanyakan tentang apa yang sebaiknya dilakukan jika Anda lupa atau salah dalam dosis yang dikonsumsi.

–    Penyakit oleh virus tidak perlu antibiotik, seperti batuk, pilek dan demam.

–    Istirahat yang cukup dan makan makanan yang bergizi. Apabila sakit lebih dari 3 hari, segera hubungi dokter.

SImpan

–    Simpan antibiotik di tempat kering dan terhindar dari cahaya matahari.

–    Simpan di tempat yang jauh dari jangkauan anak-anak.

–    Simpan dalam kemasan aslinya dalam wadah tertutup rapat.

–    Bacalah aturan penyimpanan antibiotik pada brosurnya.

–    Jangan menyimpan antibiotik untuk penggunaan penyakit infeksi di masa yang akan datang.

–    Jangan berbagi antibiotik dengan orang lain walaupun mempunyai gejala yang sama.

BUang

–    Antibiotik tidak boleh dibuang sembarangan.

–    Hilangkan label pada wadah kemasan.

–     Antibiotik dibuang bersama dengan kemasannya.